Rabu, 17 Oktober 2012

luka bakar


1.    Klasifikasi luka bakar
Keparahan luka bakar dikaji dengan menentukan kedalaman luka bakar, persentase area permukaan tubuh yang terkena, dan keterlibatan bagian tubuh khusus. Setelah luka bakar, perfusi kulit menurun karena pembuluh darah tersumbat dan terjadi vasokonstriksi ( Betz & Swoden, 2004 ).
Menurut corwin, 2007 kedalaman luka bakar digolongkan sebagai berikut :
a.         Luka bakar derajat pertama superficial terbatas pada epidermis yang ditandai dengan adanya nyeri dan eritema tanpa lepuh. Kulit sembuh spontan dalam 3 sampai 4 hari dan tidak meninggalkan jaringan parut, biasanya tidak menimbulkan komplikasi, misalnya luka bakar akibat sinar matahari.
b.        Luka bakar derajat kedua ketebalan parsial dalam meluas ke epidermis dan ke dalam lapisan dermis. Luka bakar ini sangat nyeri dan menimbulkan lepuh dalam beberapa menit. Luka bakar ini biasanya sembuh tanpa meninggalkan jaringan patut, walaupun orang-orang tertentu terutama orang amerika keturunan afrika, dapat mengalami jaringan parut akibat luka ini. Penyembuhan biasanya memerlukan waktu sebulan. Komplikasi jarang terjadi, walaupun mungkin menimbulkan infeksi sekunder pada luka.
c.         Luka bakar derajat kedua ketebalan parsial dalam meluas ke seluruh dermis. Folikel rambut mungkin utuh dan akan tumbuh kembali. Luka bakar jenis ini hanya sensitive parsial terhadap nyeri karena luasnya destruksi saraf-saraf sensorik. Namun, daerah di sekitarnya biasanya mengalami luka bakar derajat kedua superficial yang nyeri. Luka bakar ini penyembuhannya memerlukan wakktu beberapa meinggu dan pembersihan ( debridement ) secara bedah untuk pembuangan jaringan mati. Biasanya diperlukan tandur kulit. Pada luka bakar ini slalu terjadi pembentukan jaringan parut.
d.        Luka bakar derajat ketiga ketebalan penuh meluas ke epidermis, dermis, dan subkutan. Kapiler dan vena mungkin hangus dan aliran darah ke daerah tersebut berkurang. Saraf rusak sehingga tidak terasa nyeri. Namun, daerah sekitar biasanya memperlihatkan nyeri seperti pada luka bakar derajat kedua. Luka bakar jenis ini memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sembuh dan diperlukan pembersihan secara bedah dan penanduran. Luka bakar derajat ketiga membentuk jaringan parut dan jaringan tampak seperti kulit keras.
e.         Luka bakar derajat keempat meluas ke otot, tulang, dan jaringan dalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar