1.
Klasifikasi
luka bakar
Keparahan
luka bakar dikaji dengan menentukan kedalaman luka bakar, persentase area
permukaan tubuh yang terkena, dan keterlibatan bagian tubuh khusus. Setelah
luka bakar, perfusi kulit menurun karena pembuluh darah tersumbat dan terjadi vasokonstriksi
( Betz & Swoden, 2004 ).
Menurut
corwin, 2007 kedalaman luka bakar digolongkan sebagai berikut :
a.
Luka bakar derajat pertama superficial
terbatas pada epidermis yang ditandai dengan adanya nyeri dan eritema tanpa
lepuh. Kulit sembuh spontan dalam 3 sampai 4 hari dan tidak meninggalkan
jaringan parut, biasanya tidak menimbulkan komplikasi, misalnya luka bakar
akibat sinar matahari.
b.
Luka bakar derajat kedua ketebalan
parsial dalam meluas ke epidermis dan ke dalam lapisan dermis. Luka bakar ini
sangat nyeri dan menimbulkan lepuh dalam beberapa menit. Luka bakar ini
biasanya sembuh tanpa meninggalkan jaringan patut, walaupun orang-orang
tertentu terutama orang amerika keturunan afrika, dapat mengalami jaringan
parut akibat luka ini. Penyembuhan biasanya memerlukan waktu sebulan.
Komplikasi jarang terjadi, walaupun mungkin menimbulkan infeksi sekunder pada
luka.
c.
Luka bakar derajat kedua ketebalan
parsial dalam meluas ke seluruh dermis. Folikel rambut mungkin utuh dan akan
tumbuh kembali. Luka bakar jenis ini hanya sensitive parsial terhadap nyeri
karena luasnya destruksi saraf-saraf sensorik. Namun, daerah di sekitarnya
biasanya mengalami luka bakar derajat kedua superficial yang nyeri. Luka bakar
ini penyembuhannya memerlukan wakktu beberapa meinggu dan pembersihan ( debridement ) secara bedah untuk
pembuangan jaringan mati. Biasanya diperlukan tandur kulit. Pada luka bakar ini
slalu terjadi pembentukan jaringan parut.
d.
Luka bakar derajat ketiga ketebalan
penuh meluas ke epidermis, dermis, dan subkutan. Kapiler dan vena mungkin
hangus dan aliran darah ke daerah tersebut berkurang. Saraf rusak sehingga
tidak terasa nyeri. Namun, daerah sekitar biasanya memperlihatkan nyeri seperti
pada luka bakar derajat kedua. Luka bakar jenis ini memerlukan waktu
berbulan-bulan untuk sembuh dan diperlukan pembersihan secara bedah dan
penanduran. Luka bakar derajat ketiga membentuk jaringan parut dan jaringan
tampak seperti kulit keras.
e.
Luka bakar derajat keempat meluas ke
otot, tulang, dan jaringan dalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar